Piagam gumi sasak hadir sebagai upaya para tokoh-tokoh baik itu tokoh budaya, tokoh agama, tokoh pendidikan maupun tokoh lainnya dalam rangka mengembalikan jati diri bangsa sasak. Menurut narasumber Murahim M.Pd bahwa menetapkan nama piagam gumi sasak itu sendiri membutuhkan waktu yang cukup lama dan beberapa pertemuan untuk melakukan diskusi. Terbentuknya piagam gumi sasak terinspirasi dari adanya piagam madinah dan piagam lainnya. Inisiatif itu muncul ketika melihat pergeseran nilai-nilai yang ada di gumi sasak, adanya pembohongan sejarah dan sebagainya.
Piagam gumi sasak tidak terlepas dari segala yang ada sejak zaman nenek moyang. Piagam gumi sasak adalah suatu sikap bangsa sasak terhadap kebudayaan maupun yang lain. Piagam gumi sasak ini ingin menjadikan kita sebagai orang sasak yang benar-benar menjadi orang sasak yang sebenarnya. Mempunyai nilai agama dan intelektual yang bisa membuat maju dan menegakkan dan mensejahterakan bangsa. Tidak mengaburkan dan menenggelamkan nilai moral leluhur. kita, sebagai orang sasak Harus punya prinsip demi kedaulatan dan kehormatan tersendiri.
Menjadi bangsa Sasak adalah amanah yang harus dipertanggung-jawabkan kepada Allah SWT dan generasi mendatang. Menunaikan amanah Sasak itu sejatinya merupakan mata rantai sejarah kemanusiaan, melalui simbol-simbol yang diletakkan dalam pemikiran bangsa Sasak yang terhampar di Gumi Paer. Simbol-simbol itu merupakan tanda-tanda yang terbaca yang membawa kembali menuju jati diri yang sebenarnya.
Perjalanan sejarah bangsa Sasak yang diwarnai oleh hikmah yang tertuang dalam berbagai bencana yang menenggelamkan, mengaburkan, dan menistakan keluhuran budaya Sasak. Berbagai catatan penekanan, pendangkalan makna, pengaburan jatidiri, sampai pembohongan sejarah dengan berbagai kepentingan para penguasa yang masih berlangsung hingga saat ini, melalui pencitraan budaya dan sejarah Bangsa yang ditulis dengan perspektif dan kepentingan kolonialisme dan imperialisme modern. Hal itu telah membuat bangsa ini menjadi Bangsa inferior yang tak mampu tegak di antara bangsa-bangsa lain dalam rangka menegakkan amanat kefitrahannya sebagai sebuah bangsa.
Piagam gumi sasak memiliki lima point penting diantaranya,
- Berjuang bersama menggali dan menegakkan jatidiri bangsa Sasak demi kedaulatan dan kehormatan budaya Sasak.
- Berjuang bersama memelihara, menjaga, dan mengembangkan khazanah intelektual bangsa Sasak agar terpelihara kemurnian kebenaran, kepatutan, dan keindahannya sesuai dengan roh budaya Sasak.
- Berjuang bersama menegakkan harkat dan martabat bangsa Sasak melalui karya-karya kebudayaan yang membawa bangsa Sasak menjadi bangsa yang maju dengan menjunjung tinggi nilai religiusitas dan tradisionalitas.
- Berjuang bersama membangun citra sejati bangsa Sasak baru dengan kejatidirian yang kuat untuk menghadapi tantangan peradaban masa depan.
- Berjuang bersama dalam satu tatanan masyarakat adat yang egaliter, bersatu, dan berwibawa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Mari kita sebagai generasi muda menghargai dan mengindahkan segala yang ada di gumi sasak. Memelihara, menjaga dan mengembangkan adalah tugas yang harus kita lakukan sebagai generasi. Mari tegakkan bersama harkat dan martabat bangsa sasak. Kita sebagai generasi muda adalah tameng dalam menghadapi tantangan peradaban masa depan. Masa depan gumi sasak ada ditangan generasi muda. Mari tegakkan jati diri bangsa sasak demi kedaulatan dan kehormatan budaya kita, gumi sasak.

Sangat bermanfaat
BalasHapusBermanfaat
BalasHapusIni seperti mahakarya
BalasHapusEa ea ea
BalasHapusSungguh luar biasa
BalasHapusTerbaik
BalasHapusbagus. tingkatkan
BalasHapusGood
BalasHapusSapu sae
BalasHapusBagua
BalasHapusTerima kasih infonya
BalasHapussangat-sangat bagus, terima kasih atas informasinya.
BalasHapusnot bad
BalasHapusinfo menarik
BalasHapusSANGAT BERMANFAAT.
BalasHapusBermanfaat
BalasHapusSangat bermanfaat 😍 thanks
BalasHapusSuper sekali, sangant menambah wawasan
BalasHapusMari pertahankan budaya Sasak!
BalasHapussangat bermanfaat.
BalasHapus